<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Murobbi Sukses . com</title>
	<atom:link href="http://murobbisukses.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://murobbisukses.com</link>
	<description>Membangun Kepribadian Islami</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Aug 2010 03:00:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hadist Dhoif Seputar Ramadhan</title>
		<link>http://murobbisukses.com/hadist-dhoif-seputa-ramadhan/</link>
		<comments>http://murobbisukses.com/hadist-dhoif-seputa-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2010 17:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dasar-Dasar Keislaman]]></category>
		<category><![CDATA[hadits dhoif]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://murobbisukses.com/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[Dasar yang menjadi pijakan kita sebagai umat muslim dalam beragama adalah al Quran dan as Sunnah.  Dua hal tersebut yang menjadi rujukan bagi kita dalam hidup ini. Dan tentu saja, hal itu tidak disukai oleh musuh-musuh Islam. Karenanya mereka senantiasa mengacaukan pemahaman umat muslim tentang agamanya dengan membuat banyak sekali hadits-hadits palsu.
Mudah-mudahan ebook berjudul Hadits-hadits [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dasar yang menjadi pijakan kita sebagai umat muslim dalam beragama adalah al Quran dan as Sunnah.  Dua hal tersebut yang menjadi rujukan bagi kita dalam hidup ini. Dan tentu saja, hal itu tidak disukai oleh musuh-musuh Islam. Karenanya mereka senantiasa mengacaukan pemahaman umat muslim tentang agamanya dengan membuat banyak sekali hadits-hadits palsu.</p>
<p>Mudah-mudahan ebook berjudul <strong>Hadits-hadits Dhoif Seputar Ramadhan karya Ustadz Arif Syarifuddin, LC</strong> dapat menambah pemahaman beragama kita sesuai al Quran dan as Sunnah yang shohih.</p>
<p>Selamat membaca!<br />
<span id="more-460"></span><br />
<object id="_ds_49368411" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="550" height="550" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="name" value="_ds_49368411" /><param name="data" value="http://viewer.docstoc.com/" /><param name="FlashVars" value="doc_id=49368411&amp;mem_id=3497910&amp;doc_type=pdf&amp;fullscreen=0&amp;allowdownload=1" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="src" value="http://viewer.docstoc.com/" /><param name="flashvars" value="doc_id=49368411&amp;mem_id=3497910&amp;doc_type=pdf&amp;fullscreen=0&amp;allowdownload=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed id="_ds_49368411" type="application/x-shockwave-flash" width="550" height="550" src="http://viewer.docstoc.com/" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" flashvars="doc_id=49368411&amp;mem_id=3497910&amp;doc_type=pdf&amp;fullscreen=0&amp;allowdownload=1" data="http://viewer.docstoc.com/" name="_ds_49368411"></embed></object><br />
<script type="text/javascript">// <![CDATA[
var docstoc_docid="49368411";var docstoc_title="hadits-dhaif-ramadhan";var docstoc_urltitle="hadits-dhaif-ramadhan";
// ]]&gt;</script><script src="http://i.docstoccdn.com/js/check-flash.js" type="text/javascript"></script><span style="font-size: xx-small;"><a href="http://www.docstoc.com/docs/49368411/hadits-dhaif-ramadhan">hadits-dhaif-ramadhan</a></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://murobbisukses.com/hadist-dhoif-seputa-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Ibadah Ramadhan</title>
		<link>http://murobbisukses.com/panduan-ibadah-ramadhan/</link>
		<comments>http://murobbisukses.com/panduan-ibadah-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2010 14:53:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dasar-Dasar Keislaman]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://murobbisukses.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Sebentar lagi bulan Ramadhan akan menyapa kita semua. Semoga di Ramadhan tahun ini, ibadah kita bisa lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, perlulah kiranya kita mempersiapkan diri kita baik secara materi, fisik maupun keilmuan tentang bagaimana mengoptimalkan Ramadhan sebaik-baik mungkin.
Mudah-mudahan Panduan Ibadah Ramadhan karya Ustadz Iman Santoso bisa menambah semangat kita semua dalam menyambut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebentar lagi bulan Ramadhan akan menyapa kita semua. Semoga di Ramadhan tahun ini, ibadah kita bisa lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, perlulah kiranya kita mempersiapkan diri kita baik secara materi, fisik maupun keilmuan tentang bagaimana mengoptimalkan Ramadhan sebaik-baik mungkin.</p>
<p>Mudah-mudahan<strong> Panduan Ibadah Ramadhan karya Ustadz Iman Santoso</strong> bisa menambah semangat kita semua dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, dan tetap semangat dalam beribadah.</p>
<p>Selamat membaca<br />
<span id="more-456"></span><br />
<object id="_ds_49357454" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="550" height="550" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="name" value="_ds_49357454" /><param name="data" value="http://viewer.docstoc.com/" /><param name="FlashVars" value="doc_id=49357454&amp;mem_id=3497910&amp;doc_type=pdf&amp;fullscreen=0&amp;allowdownload=1" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="src" value="http://viewer.docstoc.com/" /><embed id="_ds_49357454" type="application/x-shockwave-flash" width="550" height="550" src="http://viewer.docstoc.com/" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" flashvars="doc_id=49357454&amp;mem_id=3497910&amp;doc_type=pdf&amp;fullscreen=0&amp;allowdownload=1" data="http://viewer.docstoc.com/" name="_ds_49357454"></embed></object><br />
<script type="text/javascript">// <![CDATA[
var docstoc_docid="49357454";var docstoc_title="Panduan Ibadah Ramadhan- Iman Santoso";var docstoc_urltitle="Panduan Ibadah Ramadhan- Iman Santoso";
// ]]&gt;</script><script src="http://i.docstoccdn.com/js/check-flash.js" type="text/javascript"></script><span style="font-size: xx-small;"><a href="http://www.docstoc.com/docs/49357454/Panduan-Ibadah-Ramadhan--Iman-Santoso">Panduan Ibadah Ramadhan- Iman Santoso</a></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://murobbisukses.com/panduan-ibadah-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Doa Anda Belum juga Dikabulkan</title>
		<link>http://murobbisukses.com/jika-doa-anda-belum-juga-dikabulkan/</link>
		<comments>http://murobbisukses.com/jika-doa-anda-belum-juga-dikabulkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 07:17:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dasar-Dasar Keislaman]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[Iman kepada Allah]]></category>
		<category><![CDATA[takdir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://murobbisukses.com/?p=451</guid>
		<description><![CDATA[
Tidaklah seseorang berdoa kepada Allah SWT kecuali Allah akan mendatangkan kepadanya satu dari tiga perkara:

Allah akan mengabulkan permintaannya dengan segera;  atau
Allah akan memberikan kepadanya kebaikan sebagai mana yang diminta; atau
Allah akan menghindarkan dirinya dari kejahatan yang seimbang dengan kebaikan yang ia minta.

Hal yang perlu kita camkan adalah bahwa kebaikan yang diberikan Allah kepada kita, bukanlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Doa" src="http://i25.tinypic.com/30mlfuv.jpg" alt="doa" width="350" height="181" /></p>
<p>Tidaklah seseorang berdoa kepada Allah SWT kecuali Allah akan mendatangkan kepadanya satu dari tiga perkara:</p>
<ol>
<li>Allah akan mengabulkan permintaannya dengan segera;  atau</li>
<li>Allah akan memberikan kepadanya kebaikan sebagai mana yang diminta; atau</li>
<li>Allah akan menghindarkan dirinya dari kejahatan yang seimbang dengan kebaikan yang ia minta.</li>
</ol>
<p>Hal yang perlu kita camkan adalah bahwa kebaikan yang diberikan Allah kepada kita, bukanlah berarti dengan mengijabah atau mengabulkan dengan segera setiap permohonan kita. Hal itu disebabkan beberapa hal berikut ini:<span id="more-451"></span></p>
<p>Bisa jadi, Allah memang belum mengabulkan doamu. Akan tetapi, <strong>Allah telah menghilangkan bala darimu sedang kamu tidak mengetahuinya</strong>. Bencana yang akan menimpamu menjadi tertolak oleh doamu sehingga kau selamat dari bencana itu. Karenanya, pujilah Allah atas keselamatanmu dari bencana dan bersyukurlah kepada-Nya.</p>
<p>Bisa jadi, doamu memang belum dikabulkan oleh Allah. Akan tetapi, mungkin hal itu karena <strong>Allah mengetahui bahwa jumlah kebaikanmu tidak akan sanggup menyelamatkanmu di hari kiamat. Oleh karena itu, Allah menunda pahala doa tersebut untuk hari akhirat</strong>. Sebab apabila dikabulkan di dunia, maka di hari kiamat kelak engkau akan kehilangan pahala doamu. Karena itu, maka yakinilah bahwa apabila doamu belum dikabulkan di dunia, maka di akhirat engkau akan mendapatkan apa yang pernah engkau pinta dalam doamu di dunia.</p>
<p>Bisa jadi, Allah memang belum mengabulkan doamu. Akan tetapi, hal itu karena<strong> Allah mengetahui bahwa yang terbaik bagimu adalah dengan tidak memenuhi apa yang engkau pinta</strong>. Sebab Dia lah satu-satunya yang sangat mengetahui hal-hal yang gaib. Karenanya, yakinlah bahwa Allah Mahatahu tentang apa yang bermanfaat dan baik untukmu.</p>
<p>Jika yang engkau pinta adalah harta, bisa jadi harta itu akan merusakmu.</p>
<p>Jika yang engkau pinta adalah anak, bisa jadi ia akan menjadi anak durhaka yang akan menyusahkanmu.</p>
<p>Jika yang engkau pinta adalah pangkat, bisa jadi pangkat itu justru akan membuka jalan kejahatan untukmu.</p>
<p><strong>Perhatikanlah!</strong> Betapa sering kebahagiaan justru terdapat dalam perkara yang tidak disenangi; berapa sering pada sesuatu yang menyakitkan itu terdapat sesuatu yang disukai. Hanya Allah yang pasti tahu akan semua itu.</p>
<p>Bisa jadi, Allah memang belum mengabulkan doamu. Sebab, mungkin rezeki yang engkau peroleh adalah dengan jalan haram dan nafsu telah bersemayam dalam hatimu. Sehingga <strong>doamu belum dikabulkan agar engkau berbenah diri daripada berbagai kesalahan dan melepaskan diri dari berbagai maksiat.</strong></p>
<p>Bisa jadi, Allah belum mengabulkan doamu karena <strong>Allah ingin menyambung kembali benang keimanan yang telah putus dalam hatimu.</strong> Allah ingin engkau kembali kepada-Nya hingga Allah mendengar ratapanmu di waktu fajar dan melihat tetesan air matamu. Dosa-dosa tidak akan hilang kecuali diguyur dengan air mata kesedihan dan penyesalan atas apa yang telah dilakukan.</p>
<p>Penjelasan di atas sama dengan apa yang secara ringkas disampaikan oleh Ibnu Athoillah di dalam ucapannya, <strong>“Belum dikabulkannya suatu doa janganlah sampai membuatmu berputus asa. Allah telah menjamin akan mengabulkan doa dengan apa yang dipilihkannya untukmu, bukan dengan apa yang engkau pilih. Dan Allah memberinya pada waktu yang Dia kehendaki, bukan pada waktu yang engkau inginkan.”</strong></p>
<p> </p>
<p>Sumber : Abu Syadi, Khalid. Tiket Menuju Surga</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://murobbisukses.com/jika-doa-anda-belum-juga-dikabulkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Menilai Buku dari Covernya</title>
		<link>http://murobbisukses.com/jangan-menilai-buku-dari-covernya/</link>
		<comments>http://murobbisukses.com/jangan-menilai-buku-dari-covernya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 May 2010 15:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa Arab]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[menghafal quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://murobbisukses.com/?p=444</guid>
		<description><![CDATA[Memahami bahasa Arab menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam memahami al Quran. Ini disebabkan karena al Quran diturunkan dalam bahasa Arab. Dan oleh sebab itu, maka saya berusaha untuk mempelajari bahasa Arab sebagai kunci untuk mempelajari al Quran.
 
Sebelumnya saya sudah pernah bahas bahwa kita bisa belajar apa saja melalui internet, termasuk bahasa Arab. Pilihan saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memahami bahasa Arab menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam memahami al Quran. Ini disebabkan karena al Quran diturunkan dalam bahasa Arab. Dan oleh sebab itu, maka saya berusaha untuk mempelajari bahasa Arab sebagai kunci untuk mempelajari al Quran.</p>
<p> </p>
<p>Sebelumnya saya sudah pernah bahas bahwa kita bisa belajar apa saja melalui internet, termasuk bahasa Arab. Pilihan saya jatuh pada LqToronto.com yang menyajikan video pembelajaran/home course secara gratis, no copyright!</p>
<p> </p>
<p>Buku yang digunakan pun tidak asing bagi saya, yaitu<a href="http://murobbisukses.com/2010/03/madinah-arabic-course/" target="_blank"> Madinah Arabic Course</a> yang pernah diajarkan di Program Bahasa Arab Terpadu di masjid al Huda, Cimanggis Depok.</p>
<p><span id="more-444"></span></p>
<p>Masalah yang saya hadapi kemudian adalah bagaimana cara mendownload materi sebanyak 48 dvd itu? Sedangkan koneksi internet saya masih kurang <strong>“ngebut” </strong>dan kadang-kadang terputus. Akhirnya saya coba untuk mencari jasa download untuk melakukan tugas tersebut.</p>
<p> </p>
<p>Dalam dunia bisnis, <strong>adanya transaksi lebih disebabkan oleh adanya kepercayaan</strong>, sedangkan kepercayaan itu tumbuh karena adanya hubungan baik yang terjalin. Nah, di dunia maya hal tersebut juga berlaku.</p>
<p> </p>
<p>Hingga akhirnya saya menghubungi seorang blogger yang memiliki usaha jasa download, dengan pertimbangan blog-nya yang rapi, menarik, sering update, dan <strong>“terlihat”</strong> profesional. Tapi, benarkah pilihan saya pada blogger tersebut?</p>
<p> </p>
<p>Benarlah apa yang dikatakan oleh Umar ibn Khoththob R.A, bahwa kita baru bisa mengenali saudara kita jika kita sudah melakukan 3 hal dengannya:</p>
<ol>
<li>bermalam      bersamanya</li>
<li>bepergian      dengannya</li>
<li>berbisnis      dengannya</li>
</ol>
<p> </p>
<p>3 hal inilah yang membuat kita mengetahui watak seseorang yang sebenarnya. Bagaimana ia sesungguhnya, sifat dan karakter asli yang tidak mungkin bisa ia sembunyikan dari kita.</p>
<p> </p>
<p>Dari saat saya memesan barang sampai barang itu dikirim ke tempat saya, ternyata membutuhkan waktu yang lebih lama dari yang dijanjikan. Untuk poin ini (ketepatan waktu), jelas sudah mengecewakan saya.</p>
<p> </p>
<p>Dari 48 DVD, ternyata yang dikirim hanya 47 DVD. Sebabnya adalah 1 DVD bisa memuat 2 file DVD, padahal yang saya pesan adalah 48 dvd (fisik), bukan 48 DVD file. Untuk poin ini (Ketepatan akad jual-beli), jelas ia sudah menyalahi akad.</p>
<p> </p>
<p>Dan sebelumnya, saya sudah memesan tambahan 1 DVD yang berisi aplikasi untuk menghafal Al Quran, dan sampai artikel ini ditulis, DVD itu belum sampai di tangan saya, atau jangan-jangan belum 100% didownload? Padahal semua biayanya sudah saya transfer.</p>
<p> </p>
<p>Kecewa? Jelas saya kecewa. Karena ternyata seorang blogger yang saya anggap memiliki blog yang baik dan ramai pengunjung, yang sepertinya “profesional”, ternyata gagal dalam melayani seorang pelanggan, sayangnya pelanggan tersebut adalah saya.</p>
<p> </p>
<p>Pelajaran yang saya coba pahami dari hal ini adalah :</p>
<ol>
<li>Jangan      pernah berjanji jika memang tidak sanggup untuk ditepati</li>
<li>Bisnis      adalah masalah kepercayaan, jika seseorang sudah tidak percaya, maka      jangan harapkan pembelian yang kedua.</li>
<li>Jangan      pernah menilai seseorang hanya dari luarnya saja. Dengan menjalankan salah      satu dari 3 hal yang disebutkan Umar ibn Khoththob, barulah kita tahu      dengan siapa kita berkawan.</li>
</ol>
<p> </p>
<p>Pada akhirnya, saya coba untuk memaafkan blogger tersebut, toh yang kurang hanya 1 DVD saja (sebenarnya 2 DVD). Saya pun tidak menyebutkan namanya atau blog yang ia miliki dalam artikel ini, saya tidak bermaksud menjelek-jelekkan nama ataupun merusak bisnisnya.</p>
<p> </p>
<p>Hanya berusaha menangkap hikmah yang terkandung dalam kejadian yang saya alami dan mengungkapkan apa yang saya rasakan. Mudah-mudahan tidak ada ghibah apalagi fitnah. Bukankah dalam setiap kejadian ada hikmah yang bisa dipetik??</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://murobbisukses.com/jangan-menilai-buku-dari-covernya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membaca Al Quran Saja Tidaklah Cukup</title>
		<link>http://murobbisukses.com/membaca-alquran-saja-tidaklah-cukup/</link>
		<comments>http://murobbisukses.com/membaca-alquran-saja-tidaklah-cukup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 09:38:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Al Quran]]></category>
		<category><![CDATA[hambatan dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[menghafal quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://murobbisukses.com/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[Bayangkan seseorang memberi  Anda pesan ini:
“Riguardo a gli dice il mio segreto di dollaro di milione per scrivere di copia di vendite. Questo ‘e qualcosa non ho mai detto nessuno altro nel mondo intero. Lo diro’ giustamente adesso, se lei promette a tiene quest’ un segreto. Stato d’ accordo?”
Apa yang ada dalam benak Anda? Apakah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bayangkan seseorang memberi  Anda pesan ini:</p>
<p><strong><em>“Riguardo a gli dice il mio segreto di dollaro di milione per scrivere di copia di vendite. Questo ‘e qualcosa non ho mai detto nessuno altro nel mondo intero. Lo diro’ giustamente adesso, se lei promette a tiene quest’ un segreto. Stato d’ accordo?”</em></strong></p>
<p>Apa yang ada dalam benak Anda? Apakah Anda tertarik dengan isi pesan tersebut? Atau Anda malah tak mengerti apa yang dia maksudkan? Apa yang akan Anda lakukan selanjutnya?</p>
<p>Kata-kata di atas saya kutip dari buku<strong> Joe Vitale </strong>tentang <strong><em>Hypnotic Writing</em></strong>. Tapi di sini saya bukan untuk membahas buku yang menakjubkan itu. Anda akan memahami maksud saya sebentar lagi.</p>
<p><span id="more-439"></span>Kata-kata di atas merupakan sebuah penawaran suatu rahasia penulisan copywriting. Rahasia ini bernilai jutaan dollar dan Anda akan menjadi orang yang mendapat kesempatan mengetahui rahasia ini. Menarik bukan?</p>
<p>Itu rupanya maksud pesan tersebut. Anda sekarang bebas untuk menerimanya, menjalankan <a href="http://rahasiapanas.com/?id=romza" target="_blank">rahasia bernilai jutaan dollar</a> atau mengabaikannya sama sekali. Kira-kira apa yang akan Anda lakukan?</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="membaca quran" src="http://i34.tinypic.com/21kxvf9.jpg" alt="membaca quran" width="445" height="235" /></p>
<p>Suatu ketika Imam Hasan Al Banna pernah bertanya pada Umar Tilmisani, “Mengapa kau membawa selalu<a href="http://murobbisukses.com/2010/02/keutamaan-membaca-dan-menghafal-al-quran/" target="_blank"> al Quran</a>?” Beliau menjawab, “Supaya aku dapat terus membacanya dan mendapat berkah darinya.”</p>
<p>Sang Imam berkata lagi, “<strong>Bukan hanya untuk itu al Quran diturunkan&#8230;</strong>“</p>
<p>Al Quran memiliki berkah dan keutamaan yang luar biasa. Hanya dengan membacanya saja kita akan diberi kebaikan satu pahala per hurufnya. Sungguh mudah sekali bukan?</p>
<p>Tapi berhenti pada tahapan membaca saja akan menjauhkan kita dari al Quran itu sendiri. Karena <a href="http://murobbisukses.com/2009/10/komitmen-muslim-terhadap-al-qur%e2%80%99an/" target="_blank">fungsi al Quran</a> itu adalah untuk <strong>dibaca, dipahami, diamalkan</strong>, kemudian <strong>didakwahkan</strong> kepada orang lain.</p>
<p>Tantangan yang muncul adalah bagaimana kita mampu memahami al Quran sedangkan ia diturunkan dalam <a href="http://murobbisukses.com/2010/03/madinah-arabic-course/" target="_blank">bahasa Arab</a>? Apa yang ada dalam benak dan perasaan kita saat kita membaca ayat-ayat yang menceritakan syurga dan neraka? Hanyutkah perasaan kita oleh kabar-kabar tentang hari kiamat?</p>
<p>Sebuah PR besar bagi setiap muslim untuk membaca dan memahami kitab sucinya. Tak heran jika di negeri yang mayoritas muslim ini, ternyata pemeluknya sendiri phobia terhadap hukum agamanya.</p>
<p>Saya teringat dengan seorang bapak yang ketika mau sholat berjamaah berdiri tepat di samping saya. Sang Imam mesjid mengajak untuk merapikan dan merapatkan shaf. Karenanya saya ajak bapak tua itu untuk mendekat lagi ke saya.</p>
<p>Tapi dia marah-marah. Dia bilang pada saya kalau sudah pas posisinya, karena dia berpatokan pada karpet/sajadah di mesjid yang motifnya kotak-kotak seperti kapling itu. Padahal motif sajadah untuk satu orangnya masih cukup buat dua orang. Aneh, padahal sang imam sudah menyerukan merapatkan barisan tapi dia tetep kekeuh pada pendiriannya.</p>
<p>Sang bapak ini menjadi contoh buat saya pribadi betapa pola pikir seseorang itu sangat mempengaruhi tindakannya. Tidak aneh jadinya kalau ada orang-orang yang mempelajari al Quran tapi malah semakin tersesat. Seperti para misionaris yang mencoba memfitnah al Quran dengan mengambil ayat sepotong-sepotong. Karena mereka mempelajarinya secara subyektif dengan kebencian yang amat mendalam.</p>
<p align="center">***</p>
<p>Sama seperti pesan berbahasa Italia yang tidak kita mengerti, <strong>bahasa al Quran pun harus kita pahami terlebih dulu sebelum kita melaksanakan ajarannya</strong>. Proses belajar membaca al Quran yang diteruskan dengan belajar memahami maksud dan makna ayat-ayat al Quran nan mulia. <strong>Kemudian mempelajari bagaimana mengamalkannya secara ikhlas dan tepat sesuai sunnah</strong>. <a href="http://murobbisukses.com/2009/12/menemukan-dan-mengembangkan-potensi-diri/" target="_blank">Proses belajar</a> yang tak pernah henti sampai ajal menjemput nyawa.</p>
<p>Semoga kita selalu memperbaiki pemahaman dan pengamalan kita terhadap ayat-ayat al Quran.</p>
<p>Wallohu a’lam</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://murobbisukses.com/membaca-alquran-saja-tidaklah-cukup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konferensi Penghafal Al Quran se-Asia Pasifik</title>
		<link>http://murobbisukses.com/konferensi-penghafal-al-quran-se-asia-pasifik/</link>
		<comments>http://murobbisukses.com/konferensi-penghafal-al-quran-se-asia-pasifik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 06:50:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[Al Quran]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://murobbisukses.com/?p=434</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Peran Huffazh Al Quran di Masyarakat&#8221;
Masjid Istiqlal, 7 &#8211; 10 Mei 2010
Pembukaan:

Bpk. Surya Dharma Ali, M.Sc
Bpk. Ir. Tifatul Sembiring
Syaikh Abdullah Bashfar
Para Ulama dan Asatidz Al Quran Asia Pasifik

 
Kegiatan:

Seminar/workshop oleh Para Pakar Al Quran Se-Asia Pasifik
Studi Banding Pesantren
Focus Group Discussion dan Rapat Pleno untuk Rekomendasi ke Badan Tahfizh Al Quran Internasional
Penutup

Pembukaan Konferensi Penghafal Al Quran Se-Asia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4 style="text-align: center;"><strong><span style="color: #ff0000;">&#8220;Peran Huffazh Al Quran di Masyarakat&#8221;</span></strong></h4>
<p style="text-align: center;"><strong>Masjid Istiqlal, 7 &#8211; 10 Mei 2010</strong></p>
<p style="text-align: left;">Pembukaan:</p>
<ol>
<li>Bpk. Surya Dharma Ali, M.Sc</li>
<li>Bpk. Ir. Tifatul Sembiring</li>
<li><strong>Syaikh Abdullah Bashfar</strong></li>
<li>Para Ulama dan Asatidz Al Quran Asia Pasifik</li>
</ol>
<p> </p>
<p>Kegiatan:</p>
<ol>
<li>Seminar/workshop oleh Para Pakar Al Quran Se-Asia Pasifik</li>
<li>Studi Banding Pesantren</li>
<li>Focus Group Discussion dan Rapat Pleno untuk Rekomendasi ke Badan Tahfizh Al Quran Internasional</li>
<li>Penutup</li>
</ol>
<h3 style="text-align: center;"><strong>Pembukaan Konferensi Penghafal Al Quran Se-Asia Pasifik</strong></h3>
<h4 style="text-align: center;"><strong>di Masjid Istiqlal pada Jumat, 7 Mei 2010 pukul 13.00 WIB</strong></h4>
<p> </p>
<p>N.B :<strong> </strong>Kalau ada kesempatan, datang aja&#8230;</p>
<p>N.B 2 : Sekedar Informasi, mudah-mudahan bermanfaat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://murobbisukses.com/konferensi-penghafal-al-quran-se-asia-pasifik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Apa Saja GRATIS di Internet</title>
		<link>http://murobbisukses.com/belajar-apa-saja-gratis-di-internet/</link>
		<comments>http://murobbisukses.com/belajar-apa-saja-gratis-di-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 04:50:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Al Quran]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa Arab]]></category>
		<category><![CDATA[menghafal quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://murobbisukses.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[
Kata kunci yang paling sering dicari di internet adalah kata “gratis”. Ya, semua orang pasti suka yang gratisan termasuk saya. Siapa sih yang gak mau diberi hadiah? Dan internet adalah satu teknologi yang tepat untuk mendapatkan barang-barang gratisan. Karena Anda hanya tinggal men-download saja, segala macam ebook, segala macam mp3, semua dapat diperoleh hanya dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="ngenet" src="http://i35.tinypic.com/2mow8yf.jpg" alt="e-learning" width="314" height="235" /></p>
<p>Kata kunci yang paling sering dicari di internet adalah kata “<strong>gratis</strong>”. Ya, semua orang pasti suka yang gratisan termasuk saya. Siapa sih yang gak mau diberi hadiah? Dan internet adalah satu teknologi yang tepat untuk mendapatkan barang-barang gratisan. Karena Anda hanya tinggal men-download saja, segala macam ebook, segala macam mp3, semua dapat diperoleh hanya dengan klik.</p>
<p>Dan kata kunci untuk Pengembangan Diri adalah “<strong>Belajar</strong>”. <a href="../2009/12/menemukan-dan-mengembangkan-potensi-diri/">Bagaimana menemukan potensi diri</a> dan bagaimana mengembangkannya supaya potensi yang Anda miliki tidak mati begitu saja. Jadikan potensi yang Anda miliki teroptimakan dengan baik dan membawa manfaat / kebaikan bagi orang banyak.</p>
<p>Dari dua kata itu akhirnya saya menemukan kata kunci “<strong>Belajar Gratis</strong>”. Sebab Pendidikan merupakan barang mahal. Dulu saya sekolah di SMU Negeri terbaik di Depok. Dengan biaya yang standar tapi kualitas nomor satu, itulah SMU 1, hehehe..</p>
<p>Tapi sekarang, peluang untuk bersekolah di almamaterku itu semakin berkurang. SMU 1 telah menjadi Percontohan Sekolah Berstandar Internasional (SBI). Artinya, biaya yang diperlukan juga internasional. Walhasil, kelas reguler hanya tersisa beberapa saja, sisanya kelas internasional yang tidak semua orang mampu berada di kelas tersebut.<span id="more-420"></span></p>
<p>Waktu kuliah selama 3 tahun pun saya jalani tanpa harus membayar biaya semesteran. Alhamdulillah satu almamater sama Igo Ilham, meski saya kuliah di kampus Jurangmangu. Tapi sekarang, sedang ada isu bahwa STAN akan dibubarkan. Wallohu a’lam isu tersebut akan terealisasi kapan,  mudah-mudahan gak jadi ya..</p>
<p>Nah, akhirnya saya menemukan internet yang telah mengubah cara berpikir saya. Pendidikan bukan hanya di bangku sekolah. Proses belajar harus tetap terjadi meski sudah mendapat ijasah. <a href="../2010/01/menjadi-manusia-pembelajar-seumur-hidup/">Saya harus terus belajar</a>, dan sekolahku sekarang ini adalah di internet.</p>
<p>Pada artikel kali ini saya coba berbagi beberapa hal yang sudah saya peroleh dengan Gratis dari internet.</p>
<p><strong>1. Belajar bahasa Arab</strong></p>
<ol> </ol>
<p>Sebagai seorang muslim yang belajar untuk memahami al Quran dan as Sunnah, maka belajar Bahasa Arab adalah kuncinya. Anda bisa belajar Bahasa Quran per kata alias terjemah Quran di <a href="http://www.understandquran.com/" target="_blank">UnderstandQuran.com</a>,</p>
<p> </p>
<p>Kalau kursus bahasa Arab Fusha rekomendasi saya di <a href="http://lqtoronto.com" target="_blank">LqToronto</a>.com, kalau sumber-sumber download untuk belajar bahasa Arab, dimana Anda bisa download ebook, software atau audiobook/percakapan yang “mahal” tapi gratis di tempat ini, silahkan kunjungi <a href="http://al3arabiya.blogspot.com" target="_blank">al3arabiya</a>. Situs-situs di atas berbahasa Inggris, kalau yang berbahasa Indonesia bisa Anda temukan di <a href="http://www.freewebs.com/arabindo">Arabindo</a> dan <a href="http://badaronline.com/" target="_blank">BadarOnline</a>.</p>
<p><strong>2. Audio mp3 murottal al Quran</strong></p>
<ol> </ol>
<p>Ternyata jumlah download mp3 murottal al Quran sangat banyak jumlahnya. Anda bisa coba di <a href="http://quranicaudio.com/" target="_blank">QuranicAudio.com</a>, atau di <a href="http://www.islamhouse.com/pg/10523/quran/1" target="_blank">IslamHouse.com,</a> Untuk mendengarkan online, cobalah <a href="http://quran.com" target="_blank">Quran.com</a>, untuk yang per ayat, satu ayat satu ayat bisa di <a href="http://quran.kawanda.net/" target="_blank">QuranKawanda.net</a>.</p>
<p><strong>3. Software free untuk menghafal al Quran</strong></p>
<ol> </ol>
<p>Yang ini software untuk menghafal quran, silahkan langsung kunjungi <a href="http://www.imaanstar.com/juz30.php" target="_blank">imaanstar.com</a>.</p>
<p><strong> 4. Ebook gratis macam-macam</strong></p>
<ol> </ol>
<p>Mungkin semua sudah tahu, di <a href="http://duniadownload.com/" target="_blank">duniadownload</a>.com semua tinggal download, ada juga <a href="http://www.perpusonline.net/" target="_blank">perpusOnline</a>.net, yang lain bisa search di google.</p>
<p><strong>5. 40 Ebook MRR, 20 template lading page</strong></p>
<ol> </ol>
<p>Untuk Internet Marketer atau yang sedang belajar/newbie, bisa dapat ilmu gratis di <a href="http://produksiapjual.com/?id=romza" target="_blank">ProdukSiapJual,</a> Saya saja belum baca semuanya. Untuk menambah ilmu, bagus banget nih.</p>
<p> </p>
<p>Insya Allah kapan-kapan saya tambahi lagi situs-situs yang bermanfaat. Mudah-mudahan blog ini jadi tambah bermanfaat juga&#8230;</p>
<p> </p>
<p>Kalau ada yang mau menambahkan daftar situsnya, silahkan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://murobbisukses.com/belajar-apa-saja-gratis-di-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>8 Obat Stress Paling Mujarab</title>
		<link>http://murobbisukses.com/8-obat-stress/</link>
		<comments>http://murobbisukses.com/8-obat-stress/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 10:07:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dasar-Dasar Keislaman]]></category>
		<category><![CDATA[orang beriman]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://murobbisukses.com/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[
Kehidupan Manusia di masa lalu relatif stabil. Ketenangan adalah keseharian dalam mayoritas kehidupan mereka karena minimnya faktor-faktor yang mempengaruhi kejiwaan ketika itu.
- Tanggung jawab yang ditanggung ketika itu belum mengacaukan pikiran atau mempengaruhi aktivitasnya yang sederhana di perkebunan, rumah produksi atau di tempat perniagaan.
- Krisis kependudukan dan kemanusiaan ketika itu belum seperti keadaannya yang sekarang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Stress" src="http://i43.tinypic.com/5txnao.jpg" alt="" width="223" height="222" /></p>
<p>Kehidupan Manusia di masa lalu relatif stabil. Ketenangan adalah keseharian dalam mayoritas kehidupan mereka karena minimnya faktor-faktor yang mempengaruhi kejiwaan ketika itu.</p>
<p>- Tanggung jawab yang ditanggung ketika itu belum mengacaukan pikiran atau mempengaruhi aktivitasnya yang sederhana di perkebunan, rumah produksi atau di tempat perniagaan.</p>
<p>- Krisis kependudukan dan kemanusiaan ketika itu belum seperti keadaannya yang sekarang, di mana realita memaksa manusia menggunakan pola baru dalam berinteraksi dan memikul tanggung jawab.</p>
<p>- Rumah hunian dan perabotannya tidaklah seperti sekarang yang menghimpit, di mana sebagiannya bertumpuk dengan sebagian yang lain. Sebagaimana kondisi yang ada dibanyak negara di dunia.</p>
<p>- Bahkan musibah yang menimpa manusia  belumlah sehebat dan sedahsyat sekarang ini. Penyakit ketika itu belum lagi sekomlek dan dengan nama yang beraneka macam, yang menghantui manusia dan mengganggu kehidupannya, yang menjadikannya dibayang-bayangi ketakutan dan kecemasan, seiring lambatnya ditemukan obat penawarnya.</p>
<p>- Ketika itu peperangan tidak dapat membunuh ribuan manusia dalam waktu sekejap, sebagaimana teknologi dan instrumen perang yang ada seperti sekarang ini.</p>
<p>- Belum ada kejadian yang menelan korban mengerikan akibat kecelakaan lalu lintas baik darat, udara, air atau alat transportasi lain ketika itu.</p>
<p>- Dan di atas semua itu, krisis keuangan dan ekonomi membatasi manusia dan membalikkan keadaan berbagai umat dan bangsa dari kenikmatan dan kemewahan menjadi terpuruk dalam kefakiran dan kekurangan.</p>
<p>Serta perkara-perkara lain dari perubahan-perubahan, halangan-halangan dan problem yang berdampak negatif pada kehidupan manusia, yang selanjutnya mempengaruhi kemampuan dan kekuatan potensialnya.<span id="more-416"></span></p>
<p>Itu artinya bahwa kemajuan teknologi yang disaksikan oleh dunia dan banyak berperan dalam memfasilitasi manusia, pada waktu yang sama justru memberatkan manusia itu sendiri dengan lebih banyak tanggung jawab dan kewajiban yang menyedot umur dan waktu mereka. Bahkan tak jarang datang bertubi-tubi sehingga tidak sanggup menghadapinya atau menyerah karena kontinuitasnya.</p>
<p>Dari sinilah mulai muncul tekanan kejiwaan (stres): yang berwujud pada ketidakmampuan dalam menghadapi tantangan atau memikul tanggung jawab yang sebenarnya terfasilitasi dan memiliki kemungkinan yang terbuka.</p>
<p> </p>
<p><strong>Dampak Stress (Tekanan Jiwa)</strong></p>
<p> </p>
<p>Sesungguhnya stres pada banyak keadaan menyebabkan penderitanya tidak stabil, yang pada akhirnya memunculkan dampak dan efek negatif dalam kehidupan dan pergaulannya. Di antara dampak yang terpenting adalah:</p>
<p>1.  Ada kalanya stres pada penderitanya melahirkan semacam prilaku kasar, keradikalan, kemarahan akan realita dan melihatnya dengan gelap mata. Ia berharap dapat keluar dari permasalahannya dan terkurangi tanggung jawabnya. Akan lebih parah jika tidak ada pendampingan yang dapat mengurangi sebagian beban dan kepedihannya.</p>
<p> </p>
<p>2. Stres menyebabkan menarik diri dan menjauh dari kehidupan, menjauh dari kenyataan, bahkan menjadikan penderitanya tenggelam dalam dunia khayal, terkendala dalam metode berpikir dan mencari solusi. Engkau dapati ia mendebat perkara dengan solusi filosofis yang rumit atau penafsiran yang ganjil yang tidak diterima oleh para pemikir dan orang kebanyakan.</p>
<p> </p>
<p>3. Tekanan jiwa mempengaruhi dalam bergaul dengan orang lain atau menjalin hubungan dengan mereka. Dimana penderita tekanan jiwa akan sulit membangun hubungan dalam bertetangga, persahabatan dengan teman kerjanya, atau dengan siswa lain jika itu di sekolah, dengan orang banyak jika dia seorang pegawai, dengan para pegawai jika dia seorang kepala bagian atau direktur, juga dengan seluruh strata masyarakat di lingkungannya. Ia merupakan ancaman dalam membangun masyarakat, kepribadian dan lembaga sosial yang lebih maju, meningkat dan mumpuni.</p>
<p> </p>
<p>4. Stres (tekanan jiwa) memiliki pengaruh yang besar pada anggota tubuh penderita. Penyakit yang di derita kebanyakannya adalah cerminan dari hakikat kondisi kejiwaan yang tengah dialami penderita. Karenanya para dokter menyarankan pasiennya untuk menjauhi hal-hal yang menimbulkan gejolak kejiwaan. Terutama mereka yang terkena liver, gangguan jiwa, kolesterol, gangguan lambung, usus dan lain sebagainya. Karena kejiwaan memiliki peran yang penting dalam mengontrol penyakit-penyakit tersebut, baik dalam penyembuhan atau dalam memperburuk dan membuatnya semakin parah.</p>
<p> </p>
<p>5. Stres (tekanan jiwa) berpengaruh negatif dalam produktivitas kerja dan kreasi. Karena penderitanya kehilangan penyelaras dalam berinteraksi dengan berbagai hal. Buyar kekuatan dan kemampuan. Terlebih lagi tidak dapat konsekuen dalam mencapai tujuan dan mencapai target.</p>
<p> </p>
<p><strong>Obat Stres (Tekanan Jiwa)</strong></p>
<p> </p>
<p>Dikarenakan siapa pun dapat terkena tekanan jiwa, yang berdampak pada timbulnya masalah atau penyakit, sudah seharusnya diberikan terapi penyembuhan dan pengobatan yang dapat mencegah atau membatasi agar tidak menjangkit pada diri. Di antara penyembuhan dan terapinya:</p>
<p> </p>
<p>1- <strong>Bertakwa kepada Allah </strong><strong> </strong><strong> dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan amal saleh.</strong> Firman-Nya :</p>
<p> </p>
<p><em>&#8220;Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar.&#8221; </em>(QS. At-Thalaq: 2 )</p>
<p>Dan firman-Nya :</p>
<p> </p>
<p><em>&#8220;Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.&#8221; </em>(QS. At-Thalaq: 4)</p>
<p>Kisah tiga orang yang terjebak di dalam goa tidak asing bagi kita. Allah I telah mengeluarkan mereka dari keterjebakan ketika setiap mereka menyebutkan amalan saleh yang dikerjakan ikhlas karena Allah . Dengan amal mereka itulah mereka <em>bertawasul</em> kepada Allah.</p>
<p> </p>
<p>2. <strong>Menjadikan<a href="http://murobbisukses.com/2010/01/memohon-pertolongan-allah/" target="_blank"> sabar dan shalat </a>sebagai penolong</strong>. Karena dua hal ini dapat menguatkan dalam menghadapi berbagai problema dan tanggung jawab sehingga dapat tegar dan sukses menghadapinya. Hal ini sebagaimana firman Allah :</p>
<p> </p>
<p><em>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.&#8221;</em><em> </em>(QS. Al-Baqarah: 153 )</p>
<p>Seorang sahabat Nabi, Hudzaifah t berkata, &#8220;Jika Nabi r menghadapi perkara pelik, beliau melaksanakan shalat.&#8221; [HR.Ahmad]</p>
<p> </p>
<p>3. <strong><em>Husnuzon</em> <a href="http://murobbisukses.com/2009/11/memperbaharui-iman-kepada-allah/" target="_blank">(berbaik sangka)</a> kepada Allah </strong><strong>.</strong> Sadarilah bahwa Allah sematalah yang mengangkat kesulitan manusia. Sesungguhnya kesulitan meskipun berlangsung berlarut-larut senantiasa Allah iringkan dengan solusi dan kemudahan. Allah I berfirman melalui lisan Nabi Ya&#8217;kub u:</p>
<p> </p>
<p><em>&#8220;&#8230;Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.&#8221;</em> (QS. Yusuf: 87 )</p>
<p>Nabi r bersabda dalam hadits Qudsi:</p>
<p> </p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya Allah </em><em>r</em><em> berfirman: &#8220;Aku sebagaimana prasangka hambaku kepada-Ku. Aku bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.&#8221;</em></p>
<p>[HR.Turmudzi]</p>
<p>Benarlah perkataan seorang penyair:</p>
<p>Begitu pelik, tapi ketika aku kembalikan kepada Penciptaannya</p>
<p>Ia teratasi, padahal aku sangka tidak akan teratasi</p>
<p> </p>
<p>4. <strong><a href="http://murobbisukses.com/2009/12/mewiridkan-al-quran-setiap-hari/" target="_blank">Berzikir </a>kepada Allah (mengingat Allah) dengan keyakinan, ucapan dan amal </strong>merupakan sebab untuk dapat keluar dari kemelut, memberi ketegaran jiwa dan ketenangan. Sebagaimana firman Allah :</p>
<p> </p>
<p><em>&#8220;(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.&#8221; </em>(QS.Ar-Ro&#8217;d:28)</p>
<p> </p>
<p>5. <strong>Kontinu senantiasa ber<em>istigfar</em> (meminta ampun kepada Allah). </strong>Sesungguhnya hal ini adalah salah satu dari sebab kebahagiaan dan ketenangan; sebagaimana ia dapat pula mengeluarkan dari bencana, menghilangkan kegalauan dan kegelisahan. Sebagaimana sabda Rasulullah r,</p>
<p> </p>
<p><em>&#8220;Siapa yang kontinu beristigfar, Allah akan jadikan pada setiap kegalauannya solusi dan dari setiap kesulitan jalan keluar serta akan diberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkan.&#8221;</em></p>
<p>[HR.Abu Dawud, Ahmad dan Hakim]</p>
<p> </p>
<p>6. <strong>Kembali kepada Allah dengan berdoa, karena doa dapat menghilangkan kegelisahan dan mengeluarkan dari kesusahan.</strong> Hal ini sebagaimana hadits Abu Sa&#8217;id al-Khudri :</p>
<p>&#8220;Pada suatu hari Rasulullah r masuk masjid. Beliau mendapati seorang lelaki Anshar, yang dipanggil Abu Umamah. Beliau berkata,</p>
<p>&#8220;Wahai Abu Umamah, aku tidak melihatmu duduk di masjid melainkan sedang shalat.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kegelisahan dan hutang melilitku, wahai Rasulullah.&#8221; Jawabnya.</p>
<p>&#8220;Maukah aku ajarkan suatu kalimat, jika engkau katakan Allah akan menghilangkan kegelisahanmu dan melunaskan hutangmu?!&#8221; Tawar Rasulullah.</p>
<p>&#8220;Tentu wahai Rasulullah!&#8221; Jawab lelaki itu.</p>
<p>&#8220;Bacalah ketika pagi dan petang:</p>
<p align="right"> </p>
<p>[ Allahumma Inni A'ûdzubika minalhammi walhazan wa a'ûdzubika minal'ajzi walkasal, wa a'ûdzubika minaljubni walbukhl, wa a'ûdzubika min ghalabatiddaini wa qohril rijal ]</p>
<p>Artinya:</p>
<p>&#8220;Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari kegelisahan dan kesedihan. Aku berlindung kepadamu dari kelemahan dan kemalasan. Aku berlindung kepadamu dari kepengecutan dan kebakhilan. Aku berlindung kepadamu dari dari lilitan hutang dan penindasan orang.&#8221;</p>
<p>[HR.Abu Dawud]</p>
<p>Di antara doa Nabi Musa u kepada Allah agar dilapangkan dadanya, dimudahkan urusannya, dihilangkan kegelisahan dan kesedihannya, sebagaimana yang terdapat dalam firman Allah I melalui lisan Nabinya:</p>
<p> </p>
<p><em>&#8220;Musa berkata: &#8220;Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku.&#8221;</em></p>
<p>(QS.Thâhâ:25-26)</p>
<p> </p>
<p>7. <strong>Mengerjakan sebab-sebab yang dapat membantunya sukses dalam kehidupan lalu bertawakal kepada Allah </strong>. Meminta kepada-Nya agar dapat mencapai  dan memperoleh hasil yang terbaik. <a href="http://murobbisukses.com/2010/01/hukum-sebab-akibat/" target="_blank">Amal dan tawakal </a>adalah dua hal yang saling berkaitan untuk menangkal tekanan jiwa dan efek negatif yang ditimbulkannya. Allah  berfirman,</p>
<p> </p>
<p><em>&#8220;Dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.&#8221;</em> (QS. At-Thalaq: 3 )</p>
<p>Siapa yang mencukupkan diri dengan Allah, tidak akan tersesat dan tidak akan celaka selamanya.</p>
<p> </p>
<p>8. <strong>Tidak mengapa meminta bantuan para ahli dari dokter ahli jiwa atau selain mereka</strong>. Terkadang keadaan seseorang terasa begitu menghimpit, ia dikuasai rasa gundah, gelisah, sedih dan merana yang mengakibatkan tekanan pada dirinya. Jika berkonsultasi kepada yang lain, itu akan membantunya membuka pintu penting yang membuka cercahan cahaya dengan izin Allah.</p>
<p> </p>
<p>Ringkas pembicaraan:</p>
<p>Bahwa tekanan jiwa pada akhirnya adalah buatan dan buah amal tangannya sendiri.</p>
<p> </p>
<p><em>&#8220;(Azab) yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri, dan bahwasanya Allah sekali-kali tidak Menganiaya hamba-hamba-Nya.&#8221;</em> (QS. Ali Imrah: 182 )</p>
<p>Karena timbulnya tekanan jiwa ini merupakan akibat dari kesalahan masa lalu yang bertumpuk dan membesar pada penderitanya. Dia tidak dapat mengolahnya dengan jalan yang benar hingga sampai pada puncaknya. Terasa begitu hebat di dalam diri dan memorak-porandakan harapan serta angan-angannya.</p>
<p>Setiap orang dapat mengalahkan tekanan ini dan menghindari pengaruh negatif yang timbul karenanya ketika sejak semula ia telah siap menghadapi berbagai tantangan yang dihadapinya. Hal itu diperoleh dari <em>pendidikan</em> <em>imaniah</em> (pendidikan keimanan) yang benar bagi generasi putra dan putri di rumah, masjid, sekolah, lembaga-lembaga bimbingan dan pusat-pusat pendidikan.</p>
<p>Karena seorang hamba ketika bergantung kepada Allah I dan dapat merasakan keagungan serta penguasaan-Nya atas sesuatu pada satu sisi, juga merasakan akan kelembutan dan rahmat-Nya terhadap hamba-Nya dari sisi yang lain, dia tidak akan merasa khawatir akan kesulitan dan tantangan, bahkan menjalani dan menghadapinya dengan ketegaran dan kesuksesan.</p>
<p> </p>
<p>Sumber : IslamHouse.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://murobbisukses.com/8-obat-stress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahaya Begadang</title>
		<link>http://murobbisukses.com/bahaya-begadang/</link>
		<comments>http://murobbisukses.com/bahaya-begadang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Apr 2010 08:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dasar-Dasar Keislaman]]></category>
		<category><![CDATA[amal]]></category>
		<category><![CDATA[Kepribadian Islami]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://murobbisukses.com/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[ 
Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda Rasulullah, dan aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.. Amma Ba’du.
Di antara bencana yang menimpa sebagian besar masyarakat pada zaman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong> </strong></p>
<p>Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda Rasulullah, dan aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.. <strong>Amma Ba’du.</strong></p>
<p>Di antara bencana yang menimpa sebagian besar masyarakat pada zaman sekarang ini adalah begadang sehingga akhir malam.</p>
<p>Dari Abi Barzah Al-Aslami ra bahwa Nabi saw tidak suka tidur sebelum isya’ dan mengobrol setelahnya”.<a href="#_ftn1">[1]</a></p>
<p>Al-Hafiz Ibnu Hajar rahimahullah berkata: Sebab tidur sebelum isya’ bisa mengakibatkan seseorang terlambat shalat sehingga keluar waktunya, atau terlambat sampai waktu ikhtiar dan berjaga setelahnya bisa menyebabkan tertidur hingga terlambat melaksanakan shalat subuh atau menyebabkan keterlambatan sampai pada waktu ikhtiar atau terlambat dari qiayamul lail.</p>
<p>Dan Umar Ibnul Khattab ra memukul orang yang suka begadang dan dia mengingatkan: Apakah kalian berjaga pada waktu awal malam dan tidur pada bagian terakhirnya?.<a href="#_ftn2">[2]</a></p>
<p>Di antara keburukan begadang adalah:</p>
<p><strong><span id="more-408"></span>Pertama:</strong> Dapat mengakibatkan keterlambatan menjalankan shalat fajar, sehingga seorang muslim telah menghalangi dirinya dari pahala dan ganjaran Allah dan menjerumuskan diri pada siksa Allah swt. Allah swt berfirman<strong>: </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><em>Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang buruk) yang menyia-nyiakan salat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan</em><em>.</em> QS. Maryam: 59</p>
<p><em>dan (dirikanlah pula salat) subuh. Sesungguhnya</em><em> </em><em>salat subuh itu disaksikan (oleh malaikat</em> QS. Al-Isro’: 78<em> </em><em> </em></p>
<p>Dari Jundub bin Abdullah ra bahwa Nabi saw bersabda: <em>&#8220;Barangsiapa yang melaksanakan shalat subuh maka dia berada di dalam jaminan Allah, maka jangan sampai salah seorang di antara kalian dituntut oleh Allah dengan sesuatu yang merupakan jamiananNya. Sesungguhnya orang yang dituntut oleh Allah dengan sesuatu yang merupakan jaminanNya maka dia pasti mendapatkan akibatnya kemudian Dia akan mencampakkannya ke dalam neraka Jahannam</em><em>”.<a href="#_ftn3"><strong>[3]</strong></a></em></p>
<p>Dari Umaroh bin Rubiyah ra bahwa Nabi saw bersabda: &#8220;<em>Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum matahari terbit dan sebelum tenggelamnya</em>”. Maksudnya adalah shalat fajar dan shalat asar.<a href="#_ftn4">[4]</a></p>
<p><strong>Kedua:</strong> Bisa mengakibatkan seseorang tertidur dari qiyamullail. Allah swt berfirman tentang hamba-hambaNya yang beriman:</p>
<p><em>Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).</em> QS. Al-Dzariyat: 18</p>
<p><em>Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka</em><em> </em><em>berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka</em><em> </em><em>menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada</em><em> </em><em>mereka</em><em>. </em> QS. Al-Sajdah: 16</p>
<p>Dari Sahl bin Sa’d ra berkata: Jibril mendatangi Nabi saw dan berkata: &#8220;Wahai Muhammad hiduplah sekehendakmu sebab engkau mesti mati, dan beramallah sekehendakmu sebab engkau pasti akan dibalas, cintailah siapapun yang engkau kehendaki namun engkau pasti akan meninggalkannya dan ketahuilah bahwa kemuliaan seorang mu’min ada pada qiamul lail dan ketinggiannya pada ketidakbutuhannya kepada manusia”.<a href="#_ftn5">[5]</a></p>
<p><strong>Ketiga</strong>: <a href="http://murobbisukses.com/2010/03/bagaimana-akhir-kehidupan-kita/" target="_blank">Menyia-nyiakan waktu</a> untuk perkara yang tidak ada manfaatnya , dan masalah waktu ini adalah salah satu perkara yang akan ditanya oleh Allah pada hari kiamat.</p>
<p>Dari Abi Barzah Al-Aslami  ra bahwa Nabi saw bersabda: &#8220;Tidak akan melangkah dua kaki seorang hamba sehingga Allah akan bertanya kepadanya tentang umurnya di manakah dia pergunakan, tentang ilmunya apakah yang dikerjakan dengannya, tentang hartanya dari manakah dia mendapatkannya dan kemanakah disalurkan dan tentang jasadnya untuk apakah dia menghabiskannya”.<a href="#_ftn6">[6]</a></p>
<p>Ini bagi orang yang begadang untuk perkara-perkara yang mubah, adapun orang yang begadang untuk perkara yang diharamkan seperti melihat siaran televisi atau membicarakan keburukan orang lain dari kaum muslimin atau kemungkaran lainnya, maka sungguh dia telah menambah keburukan sebelumnya dengan keburukan menyia-nyiakan waktu untuk perkara yang dimurkai oleh Allah swt.</p>
<p><strong>Keempat: </strong>Banyak begadang dapat  membahayakan kesehatan.<strong> </strong>Allah swt berfirman:<strong> </strong></p>
<p><em>“Apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami</em><em> </em><em>telah menjadikan malam supaya mereka beristirahat padanya…”. QS. </em>Al-Naml: 86</p>
<p>Dan tidur pada permulaan waktu malam adalah kesempatan yang tidak pernah tergantikan, dan para ulama mengecualikan begadang dalam ketaatan, dan padanya terdapat kemaslahatan syar’I seperti beribadah pada waktu malam atau berda’wah menyerukan manusia kepada Allah, memerintahkan kepada yang ma’ruf dan mencegah yang munkar atau untuk menuntut ilmu syara’ atau begadang bersama tamu atau istri.</p>
<p>Aisyah ra berkata: Tidak boleh begadang kecuali untuk tiga hal: Orang yang sholat, pengantin atau musafir. Oleh karena itu seharusnya bagi orang yang beriman untuk segera tidur guna menjalankan sunnah serta menghindarkan diri dari bencana begadang dan keburukannya, dan hendaklah seseorang menjaga adab-adab tidur, seperti tidur dalam keadaan suci, selalu membaca zikir-zikir yang disyari’atkan menjelang tidur dan adab-adab lainnya yang telah disebutkan oleh para ulama.</p>
<p>Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, semoga shalawat dan salam tetap tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarga, shahabat serta seluruh pengikut beliau.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<hr size="1" />
<p><a href="#_ftnref1">[1]</a> Shahih Bukhari: 1/195 no: 568</p>
<p><a href="#_ftnref2">[2]</a> Shahihul Bukhari: 1/195 no: 568</p>
<p><a href="#_ftnref3">[3]</a> Shahih Muslim: 1/455 no: 657</p>
<p><a href="#_ftnref4">[4]</a> Shahih Muslim: 1/440 no: 634</p>
<p>5 Mustadrokul Hakim: 4/360/361</p>
<p><a href="#_ftnref5"></a></p>
<p><a href="#_ftnref6">[6]</a> Sunan Tirmidzi: 4/612 no: 2417</p>
<p>Sumber : IslamHouse.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://murobbisukses.com/bahaya-begadang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Larangan Meminta-Minta</title>
		<link>http://murobbisukses.com/larangan-meminta-minta/</link>
		<comments>http://murobbisukses.com/larangan-meminta-minta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 10:36:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dasar-Dasar Keislaman]]></category>
		<category><![CDATA[amal]]></category>
		<category><![CDATA[Kepribadian Islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://murobbisukses.com/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[

 
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah saw, dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya kecuali Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Wa Ba’du:
Di antara sifat buruk yang dijauhi oleh syara’ adalah meminta-minta kepada manusia, yang dimaksud [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://i40.tinypic.com/52mgar.jpg" alt="" width="127" height="121" /></p>
<p style="text-align: left;"><strong><br /></strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: left;">Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah saw, dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya kecuali Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya. <strong>Wa Ba’du:</strong></p>
<p style="text-align: left;">Di antara sifat buruk yang dijauhi oleh syara’ adalah meminta-minta kepada manusia, yang dimaksud meminta-minta adalah inisiatif seseorang untuk meminta-minta kepada orang lain harta dan segala kebutuhannya pada mereka tanpa ada kebutuhan dan tuntutan yang mendesak, sebab meminta-minta mengandung kehinaan kepada selain Allah Azza Wa Jalla.</p>
<p style="text-align: left;">Allah swt berfirman:</p>
<p style="text-align: left;"><em>273.  (Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang Kaya Karena memelihara diri dari minta-minta. kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), Maka Sesungguhnya Allah Maha Mengatahui.</em> QS. Al-Baqarah: 273</p>
<p style="text-align: left;">Ibnu Katsir berkomentar ketika menafsirkan ayat di atas: Allah berkehendak agar mereka tidak memelas dalam meminta-minta dan mereka tidak memaksa manusia dengan sesuatu yang mereka tidak butuhkan, sebab orang yang meminta-minta padahal dia memiliki sesuatu yang bisa mencegahnya dari meminta-minta maka sungguh dia termasuk orang yang meminta-minta kepada manusia secara memaksa.<a href="#_ftn1">[1]</a></p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-404"></span>Dari Abi Hurairah ra bahwa Nabi saw bersabda:<span style="color: #0000ff;"> Bukanlah orang yang miskin orang yang berkeliling meminta-minta, yaitu orang yang berkeliling kepada orang lain untuk meminta-minta lalu dia ditolak  satu suap atau dua suap atau satu biji korma dan dua biji kurma. Lalu mereka bertanya: Siapakah orang yang miskin tersebut wahai Rasulullah?. Beliau bersabda: Orang yang tidak memilki apa yang mencukupinya dan dia tidak pandai mencari lalu orang-orang bersedeqah kepadanya serta tidak meminta kepada orang lain sesuatu apa pun”</span>.<a href="#_ftn2">[2]</a></p>
<p style="text-align: left;">Dari Abi Hurairah ra bahwa Nabi saw bersabda:<span style="color: #0000ff;"> Barangsiapa yang meminta-minta harta orang lain untuk dikumpulknnya maka sungguh dia telah meminta barak api jahannam, maka hendaklah dia mempersedikitnya atau memperbanykanya”</span>.<a href="#_ftn3">[3]</a></p>
<p style="text-align: left;">Abu Hamid Al-Gozali berkata: Pada dasarnya meminta-minta itu adalah haram, namun dibolehkan karena adanya tuntutan atau kebutuhan yang mendesak yang mengarah kepada tuntutan, sebab meminta-minta berarti mengeluh terhadap Allah, dan di dalamnya terkandung makna remehnya nikmat yang dikaruniakan oleh Allah kepada hambaNya dan itulah keluhan yang sebenarnya. Pada meminta-minta terkandung makna bahwa peminta-minta menghinakan dirinya kepada selain Allah Ta’ala dan biasanya dia tidak akan terlepas dari hinaan orang yang dipinta-pinta, dan terkadang dia diberikan oleh orang lain karena factor malu atau riya, dan ini adalah haram bagi orang yang mengambilnya”.<a href="#_ftn4">[4]</a></p>
<p style="text-align: left;">Seorang penyair berkata:</p>
<p style="text-align: left;">Orang yang meminta kepada manusia maka mereka akan menolaknya</p>
<p style="text-align: left;">Dan orang yang meminta hanya kepada Allah tidak akan pernah kecewa</p>
<p style="text-align: left;">Seorang penyair yang lain berkata:</p>
<p style="text-align: left;">Janganlah meminta kebutuhanmu kepada Anak Adam</p>
<p style="text-align: left;">Pintalah kepada Zat yang pintuNya tak pernah tertutup</p>
<p style="text-align: left;">Allah marah apabila engkau tidak meminta kepadaNya</p>
<p style="text-align: left;">Sementara anak Adam marah saat meminta kepadanya</p>
<p style="text-align: left;">Dan Nabi saw telah menjelaskan bagi kita orang yang boleh meminta-minta. Dari Qubaishoh ra bahwa Nabi saw bersabda: <span style="color: #0000ff;">Sesungguhnya meminta-minta tidak halal kecuali bagi salah seorang dari tiga golongan: Orang yang menanggung tanggungan hutang, dia halal meminta sehingga menyelesaikan tanggungannya kemudian menahan dirinya, dan seorang lelaki yang ditimpa musibah pada hartnya, dan boleh baginya meminta-minta sehingga dirinya mencapai kemampuan untuk hidup dan seorang yag ditimpa kemiskinan setelah kaya sehingga tiga orang yang berakal dari kaumnya berkata: Sungguh si fulan telah ditimpa kemiskinan, dan boleh baginya meminta-minta sehingga dia mampu hidup. Selain tiga orang ini wahai Qubaishah, adalah harta haram yang dimakan oleh pelakunya secara haram”</span>.<a href="#_ftn5">[5]</a></p>
<p style="text-align: left;">Dari Samuroh bin Jundub ra bahwa Nabi saw bersabda: <span style="color: #0000ff;">“<em>Sesungguhnya meminta-minta sama seperti seseorang menggores wajahnya sendiri kecuali jika dia meminta kepada penguasa atau meminta karena darurat</em>”.<a href="#_ftn6">[6]</a></span></p>
<p style="text-align: left;">Ashan’ani berkata: Adapun meminta kebutuhan kepada penguasa maka hal itu tidak tercela, sebab dia meminta haknya sendiri dari baitul mal (kas Negara) dan seorang penguasa tidak berhak mneyebut-nyebut pemberiannya kepada orang yang meminta sebab dia adalah seorang wakil, kedudukannya sama seperti seseorang yang meminta wakilnya agar dia mengembalikan hak yang masih berada di tangannya.<a href="#_ftn7">[7]</a></p>
<p style="text-align: left;">Dan dia juga berkata: Secar zahir dari  hadits di atas diharamkannya meminta-minta kecuali bagi tiga orang yang disebutkan di dalam hadits riwayat Qubaisah atau peminta-minta itu adalah penguasa.<a href="#_ftn8">[8]</a></p>
<p style="text-align: left;">Dan Nabi saw telah menjelaskan standar kaya yang mengharamkan seseorang meminta-minta. Dari Sahl bin Hanzhalah bahwa Nabi saw bersabda: <span style="color: #0000ff;">Barangiapa yang meminta-minta padahal dia memiliki apa yang membuatnya berkecukupan maka sesungguhnya dia memperbanyak meminta neraka jahannam. Para shahabat bertanya: Apakah standar yang menjadikan seseorang berkecukupan?. Rasulullah saw bersabda: Apa yang bisa membuat dia makan dan menyambung hidupnya”.<a href="#_ftn9">[9]</a></span></p>
<p style="text-align: left;">Dan Nabi  saw menjelaskan bahwa suatu pekerjaan sekalipun berat dan upah yang didapatkan darinya sedikit  maka hal itu lebih baik daripada  mengemis.</p>
<p style="text-align: left;">Dari Zubair bin Awwam ra bahwa Nabi saw bersabda: <span style="color: #0000ff;">Sungguh salah seorang di antara kalian memikul kayu bakar di atas punggungnya lalu menjualnya dan Allah menjaga wajahnya dengan hal tersebut dari (meminta-minta) lebih baik baginya daripada mengemis kepada orang lain apakah mereka memberinya atau menolaknya”</span>.<a href="#_ftn10">[10]</a></p>
<p style="text-align: left;">Dan Nabi saw telah menjelaskan bahwa orang yang meminta-minta bukan karena tuntutan dan kebutuhan  yang mendesak maka sungguh dia telah membuka bagi dirinya pintu kemiskianan. Dari Abi Kabasyah AL-Anmari ra bahwa Nabi saw bersabda<em>: <span style="color: #0000ff;">“Tiga kelompok orang aku bersumpah atas mereka, beliau menyebutkan di antaranya : “Dan tidaklah seorang hamba membuka pintu meminta-minta kecuali Allah akan membuka bagi dirinya pintu kefakiran”</span>.<a href="#_ftn11"><strong>[11]</strong></a></em></p>
<p style="text-align: left;">Bahkan Nabi saw telah membai’at sebagaian shahabatnya agar mereka tidak meminta apapun dari manusia.</p>
<p style="text-align: left;">Dari Auf bin Malik ra berkata: <span style="color: #0000ff;">Kita bersama sembilan atau delapan atau tujuh orang di sisi Rasulullah saw. Beliau bertanya: Apakah kalian tidak membai’at Rasulullah saw?”. Padahal kami baru membai’at beliau saw. Kami berkata kepada beliau: “Kami telah membai’atmu wahai Rasulullah saw”. Kemudian beliau bersabda: Apakah kalian tidak membai’at Rasulullah saw?. Auf berkata: Maka kamipun membentangkan tangan kami dan kami berkata “Kami telah membai’atmu wahai Rasulullah saw, pada apakah kami membai’atmu?”. Beliau bersabda: </span><span style="color: #0000ff;"><span style="color: #0000ff;">Agar kalian menyembah Allah dan tidak  mempersekutukannya dengan sesuatu apa pun dan beliau menyebutkan dengan sebuah kalimat secara rahasia: “dan janganlah kalian meminta apapun kepada manusia”. Maka sungguh aku melihat sebagian mereka apabila cemeti salah seorang mereka terjatuh maka mereka tidak meminta kepada orang lain mengambilka</span>nnya”</span>.<a href="#_ftn12">[12]</a></p>
<p style="text-align: left;">Dari Tsauban ra bahwa  Nabi saw bersabda: <span style="color: #0000ff;">Siapakah yang mau menerima dariku satu perkara dengannya aku memohaon agar diberikan surga. Tsauban berkata: Aku wahai Rasulullah”, Rasulullah saw bersabda: Janganlah engkau meminta apapun kepada manusia”. Perawi berkata: Terkadang cemeti Tsauban terjatuh dan dia berada di atas ontanya namun dia tidak meminta kepada siapapun untuk mengambilkannya akan tetapi dia turun dari kendaraannya lalu mengambil cemeti tersebut”.<a href="#_ftn13">[13]</a></span></p>
<p style="text-align: left;">Dan para shahabat mengambil petunjuk Nabi saw yang mulia dan mereka tidak meminta kepada manusia harta apapun dari manusia.</p>
<p style="text-align: left;">Dari Hakim bin Hizam ra berkata: Aku meminta kepada Nabi saw maka beliaupun memberiku, dan akupun kembali meminta dan beliaupun kembali memberiku lalu aku kembali meminta dan beliaupun tetap memberiku, kemudian beliau bersabda: <span style="color: #0000ff;">Wahai Hakim sesungguhnya harta ini manis dan hijau menggiurkan, maka barangsiapa yang mengambilnya dengan jiwa yang dermawan maka dia akan diberikan keberkahan padanya dan barangsiapa yang mengambilnya dengan jiwa yang ambisi maka dia tidak diberkahi padanya seperti orang yang makan makanan namun dia tidak kenyang dan tangan yang di atas (memberi) lebih baik dari tangan di bawah (penerima). <span style="color: #000000;">Hakim berkata: Wahai Rasulullah: Demi Zat yang mengutusmu dengan kebenaran, saya tidak akan meminta kepada seorangpun setelahmu  sehingga aku meninggalkan dunia ini. Maka Abu Bakar ra memanggil Hakim untuk diberiikan sesuatu namun dia enggan menerimanya, kemudian Umarpun memanggilnya untuk diberikan sesuatu namun diapun enggan untuk menerimanya, lalu Umar berkata: Aku mempersaksikan kalian wahai kaum muslimin bahwa sesungguhnya aku telah menawarkan haknya dari harta rampasan perang ini namun dia enggan menerimanya. Maka Hakim tidak pernah meminta dari seorangpun setelah Rasulullah saw sehingga Allah mewafatkannya ra”.<span style="color: #0000ff;"><a href="#_ftn14">[14]</a></span></span></span></p>
<p style="text-align: left;">Dari Abi Sa’id Al-Khudri ra bahwa beberapa orang meminta Nabi saw maka beliaupun memberi mereka lalu mereka kembali meminta kepada beliau dan beliaupun memberinya, kemudian mereka kembali meminta kepada beliau dan beliaupun memberinya, sehingga habislah apa yang ada padanya, lalu beliau bersabda: <span style="color: #0000ff;">Harta apapun yang ada padaku maka aku tidak pernah menyimpannya dari diri kalian, maka barangsiapa yang iffah (menjaga dirinya) maka Allah akan mengkaruniakannya sifat iffah dan barangsiapa yang merasa berkecukupan maka Allah akan memerikan kecukupan baginya, barangsiapa yang berusaha bersabar maka Allah akan memberikan kesabaran baginya dan tidaklah seseorang diberikan sesuatu yang lebih baik dan lebih luas dari kesabaran”.<a href="#_ftn15">[15]</a></span></p>
<p style="text-align: left;">Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam dan shalawat serta salam kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarga dan seluruh para shahabatnya</p>
<p style="text-align: left;"> </p>
<p style="text-align: left;"> </p>
<hr style="text-align: left;" size="1" />
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref1">[1]</a> Tafsir Ibnu Katsir: 1/324</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref2">[2]</a> Shahihul Bukhari: 1/457 no: 1476 dan shahih Muslim: 2/719 no: 1039</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref3">[3]</a> Shahih Muslim: 2/720 no: 1041</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref4">[4]</a> Ihya’ Ulumuddin: 4/223</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref5">[5]</a> Shahih Muslim: 2/722 no: 1044</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref6">[6]</a> Sunan Turmudzi: 2/65 no: 681 dan dia berkata: Hadits hasan shahih</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref7">[7]</a> Subulus salam: 1/632</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref8">[8]</a> Subulus salam: 1/636</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref9">[9]</a> Musnad Imam Ahmad: 4/180</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref10">[10]</a> Shahih Bukhari: 1/456 no: 1471</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref11">[11]</a> Sunan Turmudzi: 4/563 no: 2325</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref12">[12]</a> Shaih Muslim: 2/721 no: 1043</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref13">[13]</a> Musnad Imam Ahmad: 5/281</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref14">[14]</a> Shahih Bukhari 1/456 no: 1473 dan shahih Muslim: 1/717 no: 1035</p>
<p style="text-align: left;"><a href="#_ftnref15">[15]</a> Shahih Bukhari: 1/455 dna shahih Muslim: 1/729 no: 1953</p>
<p style="text-align: left;"> </p>
<p style="text-align: left;">Sumber : IslamHouse.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://murobbisukses.com/larangan-meminta-minta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
